Arsitek VS Drafter mana yang lebih ahli dan pintar

Tidak bermaksud merendahkan profesi arsitek atau drafter tapi disini kita mencoba membandingkan keduanya sebagai bahan evaluasi untuk menuju yang lebih baik. ya.. marilah kita jawab bersama pertanyaan tentang Arsitek VS Drafter mana yang lebih ahli dan pintar? kenapa pertanyaan ini bisa muncul, tentunya banyak kejadian yang dialami oleh drafter atau arsitek sehingga ada pihak yang merasa dirugikan atau diuntungkan. Nah.. silahkan diungkapkan segala unek-uneknya disini, barangkali bisa lebih plong dan mendapat tanggapan dari rekan-rekan kita yang lain, sebagai permulaan berikut ini beberapa hal yang mungkin masuk kedalamnya.

 

Unek-unek dari sudut pandang Drafter

  1. Yang punya ide drafter, yang menggambar drafter tapi yang dapat nama Arsitek.
  2. Arsitek kok tidak bisa menggambar pakai software komputer, ya lebih hebat drafter dong. ini mungkin terjadi pada arsitek senior yang tidak mengikuti dan mempelajari teknologi terbaru khususnya dibidang komputerisasi.
  3. apa lagi ya?… silahkan didiskusikan disini.

Unek-unek dari sudut pandang Arsitek

  1. Drafter kok mengambil alih tugas arsitek, membuatkan desain bangunan ke masyarakat secara langsung.
  2. Drafter ini kok gambarnya tidak sesuai dengan ide arsitek, semaunya sendiri.
  3. apa lagi ya?.. silahkan ditambahkan dibawah.

drafter vs autocad

 

Inti dari permasalahannya yaitu terletak pada kriteria penilaian keahlian seseorang, kita tahu bahwa di Indonesia itu banyak yang mengukur sesuatu berdasarkan ijazah, padahal kita tidak tahu seperti apa seseorang ketika sekolah dulu, apakah pemalas yang sering mencontek temanya ataukah memang benar-benar rajin dan pandai, ditambah lagi yang namanya waktu itu terus berjalan, pasca sekolah bisa jadi ada yang terus belajar secara mandiri sehingga terus berkembang menjadi pribadi hebat, ada juga yang berhenti belajar sehingga kemampuanya mentok. Jadi masalah ahli atau pintar itu tidak bisa diukur dari gelar formal, sekolah hanyalah membantu untuk meningkatkan keahlian, selanjutnyaa ya tergantung pribadi masing-masing mau maju atau tidak, jadi saran buat drafter atau arsitek agar bisa bekerjasama dengan baik untuk menghasilkan karya terbaik, jangan lupa terus belajar secara mandiri maupun dibangku sekolah  agar bisa menjadi yang terhebat sesuai bidang dan profesinya masing-masing 🙂

32 Comments

  1. Jogal Baut 22 February 2014
  2. Anwar Kusyadi 24 February 2014
  3. wahyu nugraha 3 March 2014
  4. hs wong 4 March 2014
    • fafa 5 March 2014
    • yospin domai 19 March 2014
      • gifta 13 November 2015
  5. fafa 6 March 2014
  6. chamsing 7 March 2014
  7. SONA SILALAHI 9 March 2014
  8. Artiseks 11 March 2014
  9. Paknegede 14 March 2014
    • junedkudus 13 April 2015
      • Hiro 3 July 2015
  10. Handi 20 March 2014
  11. Eko Purwoto 22 March 2014
  12. guntero 20 November 2014
    • tiger 8 December 2015
  13. gor 22 December 2014
  14. Achyar Arsitek 27 January 2015
  15. permana singgih 12 March 2015
  16. TUKANG Bangunan Umum 19 March 2015
  17. kx 4 June 2015
  18. Bojah 5 July 2015
  19. Rahwad 11 February 2016
  20. abimayu 8 March 2016
  21. NK 26 May 2016
  22. Rg 5 July 2016
  23. vino 15 August 2016
  24. cigarette13 31 August 2016
  25. PADI persatuan arsitek drafter indonesia 17 September 2016
  26. Ancha 14 December 2016

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.