Apa penyebab kontraktor rugi?

Bisnis bangunan dalam bidang kontraktor tentu menginginkan untuk mendapat keuntungan entah itu sedikit atau banyak, namun beberapa hal bisa menjadi penyebab kontraktor rugi, pengetahuan dan pengalaman mengalami kerugian inilah yang menjadi modal besar bagi kontraktor tangguh dalam menghadapi pekerjaan berikutnya, dan bagi yang belum pernah rugi mempelajari pengalaman kontraktor lain bisa menjadi inspirasi agar peristiwa tersebut tidak perlu dialami, nah.. apa penyebab kontraktor rugi? mari kita bahas disini

 

Kesalahan menghitung volume pekerjaan

kebutuhan bahan dan upah pelaksanaan pembangunan diadakan berdasarkan hasil perhitungan volume, sehingga kesalahan dalam menghitung berarti akan terjadi penyimpangan dalam proses pelaksanaan, misalnya sebuah ruangan yang seharusnya mempunyai luas keramik 100 m2 ternyata kita hanya menghitungnya sebesar 95 m2 dan jika itu dijadikan pedoman dalam membuat kontrak borongan yang tidak dapat dirubah maka ada volume rugi sebesar 5m2 atau jika dirupiahkan dengan harga pasangan keramik per m2 Rp.100.000,00  maka mengalami kerugian sebesar Rp.500.000,00 ini hanya pada item pekerjaan keramik yang untuk satu bangunan secara keseluruhan bisa dijumlahkan 🙂

 

Harga bahan dan upah naik melebihi kontrak

Proyek bangunan yang dikerjakan dalam jangka waktu lama atau perubahan situasi pada masa tertentu bisa menyebabkan kenaikan harga bangunan dengan tajam, apabila harga tersebut melebihi kontrak maka bisa dipastikan ada biaya tambahan yang menyebabkan kontraktor rugi, beberapa kontraktor berpengalaman biasanya memperkirakan kenaikan harga yang mungkin terjadi dalam masa pelaksanaan dan harga tersebut dijadikan pedoman dalam membuat kontrak kerja konstruksi.

 

Pengerjaan bangunan dengan kualitas rendah

Keinginan untuk mendapat untung besar bisa jadi membuat pemborong berpikir untuk melaksanakan cara curang di proyek bangunan yang salah satunya adalah membuat produk dibawah spesifikasi teknis, hal ini justru dapat menyebabkan kerugian, meskipun dari segi materi terdapat kelebihan namun bagaimana apabila bangunan tersebut roboh dan kontraktor harus membangun ulang karena masih dalam masa garansi, atau kerugian terbesar adalah menurunya citra brand kontraktor dengan imaje jelek sehingga kemungkinan untuk mendapat proyek baru menjadi sulit 🙁

 

Tidak bekerjasama dengan masyarakat

pada suatu proyek tertentu akan sangat dipengaruhi keberhasilnya jika menjjalin hubungan dengan pihak terkait dengan baik, hal ini untuk menghindari gangguan yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan proyek, selain itu  dengan pemberitahuan kepada masyarakat sekitar bahwa akan ada proyek bangunan maka dapat mengantisipasi adanya kecelakaan pada warga akibat aktifitas proyek.

 

Terjadi bencana pada proyek

ini merupakan kejadian diluar perencanaan dan perhitungan misalnya terjadi kebakaran saat pembangunan sedang berlangsung sehingga terjadi kerusakan yang bisa menjadi penyebab kontraktor rugi.

 

Selain itu masih banyak hal-hal lain yang bisa menjadi jawaban dari pertanyaan apa penyebab kontraktor rugi? oleh karena itu bagi yang kebetulan berprofesi sebagai pemborong atau kontraktor dapat berbagi pengalamanya disini 🙂

3 Comments

  1. CV. Arwiza Perkasa 23 April 2012
  2. widayadi yadi 15 March 2014
  3. pernando 21 February 2015

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.