alat ukur waterpass dan theodolit

Waterpass dan Theodolite

Waterpass digunakan untuk menentukan elevasi/ peil untuk lantai, balok, dan lain-lain yang membutuhkan elevasi berdasarkan ketinggian titik yang diketahui. Alat ini digunakan untuk mengecek ketinggian penulangan agar tidak melebihi tinggi rencana dan mengecek ketebalan lantai saat pengecoran, sehingga lantai yang dihasilkan dapat datar. Selain itu juga dapat digunakan untuk pembuatan tanda/marking pada kolom/dinding sebagai acuan pekerjaan lain, seperti acuan untuk pekerjaan dinding panel precast, serta dapat digunakan dalam pengecekan settlement bangunan. Untuk keperluan pekerjaan struktur diperlukan keakuratan dibawah 1 mm pada jarak tidak melebihi 30 meter. Dalam penggunaannya, waterpass didirikan pada tripod (kaki tiga).

waterpass

Gambar 1.1 Detail dan Penggunaan Waterpass/Auto Level untuk Pengecekan Elevasi Tulangan

Spesifikasi Alat :

Type : Topcon AT-G6

Kapasitas            : 300 m

Theodolite digunakan untuk menentukan titik as bangunan, ketegaklurusan bangunan, menentukan elevasi bangunan, dan membuat sudut-sudut bangunan. Theodolite digunakan pada awal pelaksanaan proyek untuk menentukan peil dasar bangunan dan menentukan as-as bangunan. Setelah itu digunakan untuk penentuan as kolom, balok, core wall/shear wall, plat lantai dan lain-lain. Cara kerja alat ini adalah dengan mengatur nuvo dan unting-unting di bawah theodolite. Kemudian menetapkan salah satu titik sebagai acuan. Setelah itu, menembak titik-titik yang lain dengan patokan titik awal yang ditetapkan tadi. Theodolite dapat mengecek kondisi dalam arah vertikal, juga untuk menentukan ketinggian suatu titik. Obyek theodolite dalam hal ini antara lain as-as bangunan, titik penggalian, dan elevasi-elevasi/ peil-peil bangunan. Untuk keperluan pekerjaan struktur diperlukan keakuratan dibawah 1 mm pada jarak tidak melebihi 30 meter. Dalam penggunaannya, theodolite didirikan pada tripod (kaki tiga).

theodolit

Gambar 1.2 Detail dan Penggunaan Theodolite untuk Marking As Bangunan

Spesifikasi Alat :

Type : Topcon DT-200 Series (Digital Theodolite)

Kapasitas            : 300 m

Oleh : Chairil nizar

44 Comments

  1. irwan 30 April 2011
  2. zain intjemakkah 9 May 2011
    • Reza Razu 26 February 2013
    • kewoy 9 September 2017
  3. ahadi 9 May 2011
  4. edi 27 June 2011
    • ulil 2 September 2012
  5. M.Rakhmat Nur,Ir 3 August 2011
    • jack 16 June 2016
  6. widjiaarti 13 November 2011
  7. Luqman 26 January 2012
  8. eko 5 April 2012
  9. nandha 8 April 2012
  10. imam syafi'i 14 April 2012
  11. irwan 18 April 2012
  12. akbar suaib 2 July 2012
  13. rahman 30 July 2012
  14. one 31 July 2012
  15. rahman 2 August 2012
  16. jeck 4 August 2012
  17. asdar 25 August 2012
  18. lukman 30 August 2012
  19. Sarjono 8 September 2012
  20. noval 29 September 2012
  21. theresia 14 October 2012
  22. KHAIRUDDIN 29 November 2012
  23. KIMO 27 December 2012
  24. zehant 30 January 2013
  25. rahmat 3 March 2013
  26. Hemin nugroho 10 March 2013
  27. Tri kurniawan prasetyo 15 May 2013
  28. Yanzen | Pakar Seo 12 August 2013
  29. eko prih 23 November 2013
  30. al wahid 17 April 2014
  31. Heldyora Hutabarat 17 April 2014
  32. hartopo 29 October 2014
  33. adang zaelani 22 December 2014
    • Boyri 29 January 2015
  34. heru 8 April 2015
  35. suci 10 September 2015
  36. tri yuristio 25 September 2015
  37. Lambert 14 October 2015
  38. afri 18 October 2015
  39. charlos mamori 12 January 2017

Leave a Reply