Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

sipil Alat Pengukuran Hujan

Berdasarkan ilmu hidrologi, hujan merupakan salah satu jenis presipitasi. Presipitasi merupakan proses turunnya air dari atmosfer ke permukaan bumi, baik berupa hujan, salju, kabut, dan hujan es. Di Indonesia yang beriklim tropis, yang dianggap presipitasi adalah hujan.

Hujan terdiri dari beberapa tipe, antara lain yaitu hujan konvektif, hujan siklonik, dan hujan orografis. Hujan konvektif adalah hujan yang mempunyai intensitas tinggi namun durasinya singkat, sedangkan hujan siklonik adalah hujan yang berintensitas rendah/tidak lebat namun berlangsung lama. Dan hujan orografis adalah hujan yang tertiup angin sehingga hujan ini turun pada DAS (Daerah Aliran Sungai). Di Indonesia sendiri sering terjadi hujan konvektif dan orogrfis. Jumlah hujan yang turun biasanya dinyatakan dalam satuan mm/jam, mm/hari, mm/minggu atau mm/tahun.

Alat untuk mengukur hujan biasanya disebut alat penakar hujan. Pengukuran hujan dapar dilakukan dengan alat penakar biasa (manual raingauge) dan penakar hujan otomatis (automatic raingauge).

  • Alat Penakar Hujan Biasa (manual raingauge)

Alat penakar hujan biasa ini berupa sebuah corong dan botol penampung yang berada didalam silinder. Ditempatkan pada lapangan terbuka.Alat ini hanya dapat memberi informasi tentang kedalaman hujan, tetapi kederasan (intensitas) dan durasi hujan tidak dapat diketahui. Pembacaan biasanya dilakukan setiap pagi, dengan kata lain yang diukur adalah kedalaman hujan harian. Curah hujan yang kurang dari 0,1 mm dicatat sebagi 0.

macam-macam alat pengukur hujan

  • Alat Penakar Hujan Otomatis (automatic raingauge)

Alat penakar hujan otomatis dapat memberikan informasi kedalaman hujan, kederasan (intensitas) hujan, dan durasi hujan yang terjadi secara kontinyu. Alat penakar hujan otomatis terdiri atas beberapa macam, yaitu alat penakar hujan jenis pelampung, alat penakar hujan jenis timba jungkit, dan alat penakar hujan jenis timbangan.

  1. Infiltrasi hidrologi
  2. Hidrologi mempelajari siklus air
  3. Rekap jumlah hujan untuk tambahan waktu pelaksanaan proyek
  4. Banjir Kiriman
  5. Melihat janji gubernur tentang banjir dan kemacetan jalan
  6. Hujan di bulan Januari

5 Responses to “Alat Pengukuran Hujan”

  1. andreas gunawan says:

    apakah ada alat untuk mengetahui bahwa disuatu tempat itu terdapat sumber mata air yang banyak

  2. Habel says:

    Alat pengukur hujan apa yang paling bagus?

  3. nur ilmiatul says:

    terima kasih sebelumnya,
    mohon dijelaskan juga cara kerja n spesifikasi alatnya

  4. yance says:

    mkshhh, nah bleh searh kbtlan judul sya ttg air n hujan pemicu pertama tpi bingung ni pada pengukuran potensi air hujan kira2 variabel/ parameter yg cocok untuk pengukuran potensi air hujan dgn data hujan terbatas tu bagamana…?

  5. faisal mz says:

    jelaskan apa yang di maksud dengan unsur air

Leave a Reply

Current ye@r *