Alasan toko bangunan kecil berani bersaing dengan toko material besar

Membuka toko bahan bangunan dengan modal kecil didekat toko material besar bisa menjadi kelebihan jika tahu alasan dan trik untuk memajukanya, namun tidak semua orang berani mengambil keputusan ini karena bisa jadi merasa akan kalah saing dengan toko yang sudah lama berdiri, sudah besar dan modalnya berlimpah. padahal ada banyak alasan bagi toko bangunan modal kecil untuk berani bersaing dengan toko material besar, beginilah diantaranya 🙂

 

Alasan toko bangunan kecil berani bersaing dengan toko material besar

toko kecil vs toko besar

  1. Potensi pasar yang sudah jelas ada, jika di area tersebut ada toko material besar dengan banyak pembeli maka itu artinya potensi calon konsumen melimpah, tinggal kita olah bagaimana caranya agar kita juga bisa mendapatkan pembeli. bersaing secara positif itu bukanlah hal buruk karena akan memacu kreatifitas kita agar mampu memenangkan persaingan. berbeda ceritanya jika kita membuka toko material di area yang belum ada toko bangunan sama sekali, bisa jadi tidak akan ada yang membeli karena area tersebut berada di tengah hutan belantara 🙂
  2. Punya modal waktu yang lebih luang, ya.. toko bangunan besar yang banyak pembelinya berpotensi tidak bisa melayani pelanggan dengan baik, antrinya lama dan pelayananya terburu-buru sehingga kurang bersahabat, Nah.. toko material kecil punya peluang untuk melayani setiap pembeli dengan baik karena punya banyak waktu luang.
  3. Ada beragam variasi bahan bangunan, jadi kita bisa menyediakan material yang belum ada, misalnya menyediakan bahan bangunan jenis baru sebagai hasil inovasi agar bisa membangun lebih murah, cepat, kuat maupun indah.
  4. Punya modal tanpa hutang meskipun kecil, ya.. banyak sales bahan bangunan yang bersedia menitipkan material pada toko besar dengan pembayaran dihutang atau tempo, itu artinya toko besar banyak hutang bahkan ada yang sampai terlilit karena buruk dalam mengelola keuangan. kondisi ini bisa memaksa pengusaha untuk mengambil keuntungan lebih besar guna menutup tagihan sehingga konsumen keberatan. disisi lain toko kecil bisa lebih leluasa menetapkan harga jual dengan lebih murah sehingga mampu memikat konsumen.
  5. Menjual secara khusus satu jenis bahan bangunan, contohnya khusus menjual batu alam, khusus menjual semen, pasir, genteng, besi, dll. dengan kekhususan tersebut maka toko kita akan terlihat lebih ahli pada bidang tersebut sehingga konsumen berpotensi untuk berdatangan.

 

Jadi meskipun modalnya kecil jika berani bersaing dengan toko bahan bangunan besar, disertai kreatifitas, inovatif, usaha keras dan pelayanan yang baik maka berpotensi untuk menuai keberhasilan dan berubah menjadi toko material besar 🙂

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.